Wood Tumblr Themes

Karena ini aku yang menjadikan kesempurnaanmu, dan tanpa aku tak ada juga utuhnya dirimu

one day, i will have this haircut

one day, i will have this haircut

Muka sayangnya siapa hayoo ~ #hae #lucu #muka #capek #abis #motret #uwu #uwu

Muka sayangnya siapa hayoo ~ #hae #lucu #muka #capek #abis #motret #uwu #uwu

Dear my cotton candy #instagram #cloudy #evening #spektrum #unpad

Dear my cotton candy #instagram #cloudy #evening #spektrum #unpad

#nugas #bajuri #bukan #iklan #yupi #teh #koran #malem #malem #lucu

#nugas #bajuri #bukan #iklan #yupi #teh #koran #malem #malem #lucu

instagram:

Finding Googly-Eyed Creatures Everywhere with @alen4a_b

For more photos and videos of googly-eyed monsters, browse the #я_тебя_вижу hashtag and follow project contributors @alen4a_b, @gmentezi and @olasimxa on Instagram

For Ukraine Instagrammer Alena Baranova (@alen4a_b), the world is full of living creatures many people fail to notice.

She loves bringing everyday objects to life and giving them new, unexpected identities. As she lets her imagination run wild, Instagram has become her creative sketchbook for ideas. Inspired by childhood games, she bought a pack of googly-eye stickers and began to post photos of her new living creations with the hashtag #ятебявижу, which translates to “I see you.”

"The hashtag ‘I see you’ is a continuation of my favorite story from childhood," she says. "The world is full of living creatures, and adults forget about it when they grow up—so I resurrected my favorite game about pretty monsters."

Other Instagrammers welcomed the project. Alena sent a similar packet of googly-eye stickers to Ukraine Instagrammer Evgeniya Drach (@gmentezi) to take part, who also shared the eyes with her sister Olga Simxa (@olasimxa). Since then, the three Instagrammers have been finding little monsters everywhere. “Evgeniya and Olga make cooking videos and spend a lot of time in the kitchen,” explains Alena. “That’s why food, vegetables and fruits are often the subjects of the project.”

As for Alena herself, she carries a special small box with the eyes in it so she is ready to shoot at any second inspiration appears.

baexohyunnie:

김여신 

A girl that have done many things to idols that physically hurt them. Here are list of things she have done

  1. Remember the B.A.P stage during the warrior era, Himchan was sweating like crazy? Kim Yeoshin put diarrhea medicine, oil, and benzene in a coffee and gave it to Himchan before the stage. Here’s the video that shows Himchan sweating like crazy. [VIDEO] 
  2. Kim Yeoshin added glue in coffee and gave it to DBSK UKNOW YUNHO. After that, he had to go to the ER because he had a seizure.
  3. She tried giving hydrochloric acid to B1A4 Baro but failed.  *Hydrochloric acid can melt the organs in a human body if they drink it wrong.*
  4. She tried giving benzene to Infinite L but failed
  5. She tried giving Dongwoo from Infinite something weird to eat but failed.
  6. She was a sasaeng fan of Infinite and bothered Dongwoo A LOT when she figured out his phone number.
  7. Etc.

She did many things to other idols but these are like the highlights. There is this fortuneteller and she made predictions about the future and it came all true. She made another prediction that in 2014, a really popular idol will die.

It is also said by Korean fans that Kim Yeoshin’s next target is….

EXO Sehun. 

A lot of Korean EXO stans are aware of this, so  a lot of fans are thinking of going to Idol Star Olympic and keep a close eye on Sehun. They are going to scream “DON’T EAT IT!” if anyone try giving Sehun some food.

[Source]

image

 (+ Addition) A LOT OF PEOPLE ARE JUMPING INTO CONCLUSIONS THAT SEHUN MIGHT NOT BE  YEOSHIN’S REAL TARGET! Like what if she’s using Sehun as a distraction when her target is another EXO member, or even another idol???

PLEASE PRAY FOR THE IDOLS SAFETY AND KEEP A CLOSE EYE ON EXO AND OTHER IDOLS!!

Read More

Ini slayerku, mana slayermu? #Instagram #Latepost #SpektrumUnpad #FokusUnpad

Ini slayerku, mana slayermu? #Instagram #Latepost #SpektrumUnpad #FokusUnpad

Oke, berterimakasihlah kepada para orang tua gatau gue zaman kapan yang sudah menciptakan deadline sehingga malem ini gue begadang untuk membereskan tugas laporan yang sudah berumur 10 hari, sekali lagi terima kasih.

Orang yang menciptakan deadline mungkin bermaksud agar kita lebih menghargai waktu supaya kita menjadi orang yang tidak menunda-nunda pekerjaan karena semua ada batasnya.

Bagus memang, namun deadline menjadikan kesenangan dalam hidup berleha-leha menjadi berkurang, dan kesenangan dalam menikmati hidup menjadi berkurang.

Tapi bukannya hidup itu sendiri merupakan deadline? Deadline selama kita hidup agar kita tidak bisa menjadikan hidup kita sia-sia dan kita kehabisan waktu karena kita harus deadline dan menyerahkan laporan kehidupan kita pada Dia yang disana?

One of my simple yet deep tought 00:30 in the wednesday morning

Kalau bukan dari aku yang membayangkan lalu aku berusaha sekuatku lalu terjadilah apa yang aku mau, siapa lagi?

Kalau bukan dari kamu yang begitu lugu tanpa bisa berpikir, “Oh, ini sebuah hal baru. Bukan perasaan namun aku yakin ada kamu!” lalu terjadi apa yang aku inginkan, siapa lagi?

Kalau bukan dari aku yang mendamba rindu dari ribuan hati yang aku temui setiap hari namun hanya kamu didalamnya, siapa lagi?

Kalau bukan dari kamu yang termangu menatap hujan dan menyeruput kopimu dengan santai lalu berujar “Nanti kita harus kesini lagi kala hujan menghujat bumi, aku akan rindu”, siapa lagi?

Kalau bukan dari aku yang selama ribuan jam jutaan detik ini memikirkan kamu dan kapan lagi hujan sehingga sebuah celetukan menyampir “Temani aku, ke kedai kopi itu. Aku rindu, akan sofa cokelat tua itu dan sesapan kopi yang begitu pekat kelam.” Siapa lagi?

Kalau bukan aku yang mengajarkan betapa sebuah rindu takkan padam dan takkan lapuk seperti kayu yang dimakan hujan yang sama-sama kita cintai lalu kita menyeruput minuman kita berdua, siapa lagi?

Lalu siapa lagi yang akan membuat tulisan seperti ini yang menjabarkan bagaimana aku menyukai kopi, hujan, dan aroma rokok dari setiap hembusanmu, juga bagaimana kamu menyukai kopi sampai aku hapal apa yang kau pesan begitu kita sampai di sofa cokelat tua itu kalau bukan aku, kamu dan ingatan kita?

Namun takkan ada siapa lagi jika Tuhan berkata “Kalian akan menjalani rindu dari Adam dan Hawa yang berjarakkan ribuan batu namun kalian, ribuan hati…”

Kemanapun aku pergi, kamu tempatku pulang. Tak ada tempat pulang lain selain kamu. Karena kamu memang takdirku pulang. Kemanapun aku pergi, selalu membandingkan dengan kamu, pulang. Walau kamu bukan rumahku, namun kamu tetap kamu, tempatku pulang. Karena semuanya akan ada saat dimana dia harus pulang, dan seketika kamu menjadi tempatku, tanpa menyadari kau bukan memilihku untuk pulang, karena aku hanya semu, tak bisa diagapai, apalagi untuk menjadi tempat, pulang….